Kisah Nabi ya'qub AS adalah kisah dari 25 nabi dan rasul yang
akan dibahas, baik sejarah, riwayat ataupun kisahnya dimana
juga sebelumnya saya membahas mengenai artikel kisah nabi ishak
, nah masih banyak lagi kisah kisah nabi seperti : Kisah Nabi Adam AS
Kisah Nabi Idris AS Kisah Nabi Nuh AS Kisah Nabi Hud AS Kisah Nabi Saleh
AS Kisah Nabi Ibrahim AS Kisah Nabi Luth AS Kisah Nabi Ismail AS Kisah
Nabi Ishak AS Kisah Nabi ya'qub AS Kisah Nabi Yusuf AS Kisah Nabi Ayub
AS Kisah Nabi Syu'aib AS Kisah Nabi Musa AS Kisah Nabi Harun AS Kisah
Nabi Zulkifli AS Kisah Nabi Daud AS Kisah Nabi Sulaiman AS Kisah Nabi
ilyas AS Kisah Nabi ilyasa AS Kisah Nabi Yunus AS Kisah Nabi Zakaria AS
Kisah Nabi Yahya AS Kisah Nabi Isa AS Kisah Nabi Muhammad SAW.
Berikut sejarah Nabi ya'qub AS :
Nabi Ya'qub adalah putera dari Nabi Ishaq bin Ibrahim sedang ibunya
adalah anak saudara dari Nabi Ibrahim, bernama Rifqah binti A'zar. Ia
adalah saudara kembar dari putera Ishaq yang kedua bernama Ishu.
Antara kedua saudara kembar ini tidak terdapat suasana rukun dan damai
serta tidak ada menaruh kasih-sayang satu terhadap yang lain bahkan Ishu
mendendam dengki dan iri hati terhadap Ya'qub saudara kembarnya yang
memang dimanjakan dan lebih disayangi serta dicintai oleh ibunya.
Hubungan mereka yang renggang dan tidak akrab itu makin buruk dan tegang
setelah diketahui oleh Ishu bahwa Ya'qublah yang diajukan oleh ibunya
ketika ayahnya minta kedatangan anak-anaknya untuk diberkahi dan
didoakan, sedangkan dia tidak diberitahu dan karenanya tidak mendapat
kesempatan seperti Ya'qub memperoleh berkah dan doa ayahnya, Nabi Ishaq.
Melihat sikap saudaranya yang bersikap kaku dan dingin dan mendengar
kata-kata sindirannya yang timbul dari rasa dengki dan irihati, bahkan
ia selalu diancam maka datanglah Ya'qub kepada ayahnya mengadukan sikap
permusuhan itu. Ia berkata mengeluh : " Wahai ayahku! Tolonglah berikan
fikiran kepadaku, bagaimana harus aku menghadapi saudaraku Ishu yang
membenciku mendendam dengki kepadaku dan selalu menyindirku dengan
kata-kata yang menyakitkan hatiku, sehinggakan menjadihubungan
persaudaraan kami ber dua renggang dan tegang tidak ada saling cinta
mencintai saling sayang-menyayangi. Dia marah karena ayah memberkahi dan
mendoakan aku agar aku memperolehi keturunan soleh, rezeki yang mudah
dan kehidupan yang makmur serta kemewahan .
Baca selengkapnya disini



0 komentar:
Posting Komentar